Terpapar WordAds


WordPress adsense kembali bercerita. Penghasilan blog yang terafiliasi dengan iklan di wordpress untuk earning bulan April semakin anjlok. Bisa dibilang lompat ke dasar jurang.
Banyak yang resah dan gelisah, terutama yang memang menjadikan penghasilan WordAds sebagai salah satu sumber memenuhi kebutuhan hidup.

image


Tidak salah, tapi apa daya tidak bisa protes ke pihak wordpress, karena ini kan blog gratisan, memang bayar $18 US setahun, tapi sebelum era WordAds, harga itu sudah ditetapkan bagi blog yang mau upgrade domain, dari dot wordpress menjadi dot Kom, net, info dan sebagainya.
Semoga dengan seperti ini bisa mengembalikan atmosfer blogsphere seperti dulu, minimal mengurangi ‘jemuran’ artikel yang bagi sebagian pengguna sosial media dianggap sampah yang mengganggu.

Meski blog yang sudah self hosting dan memiliki iklan personal masih kerap share artikel sampah dan njemur di banyak tempat. Itu karena mereka mungkin ditarget statistik tertentu oleh pemasang iklan. Jika Hits blog tidak memenuhi persyaratan, maka kemungkinan iklan akan dicabut yang tentu saja berimbas pada pendapatan blogger terkait.
Kebayang kan, tiap menit mereka memikirkan statistik blog. Bisa jadi mereka bisa senyum cuma saat foto narsis di sosial media. Imho
———————

Puisi terakhir WS Rendra

                               
Hidup itu seperti UAP,  yang sebentar saja kelihatan, lalu lenyap !!
Ketika Orang memuji MILIKKU
aku berkata bahwa ini HANYA TITIPAN saja.

Bahwa mobilku adalah titipan-NYA,
Bahwa rumahku adalah titipan-NYA,
Bahwa hartaku adalah titipan-NYA,
Bahwa putra-putriku hanyalah titipan-NYA …

Tapi mengapa aku tidak pernah bertanya,
MENGAPA DIA menitipkannya kepadaku?
UNTUK APA DIA menitipkan semuanya kepadaku.

Dan kalau bukan milikku,
apa yang seharusnya aku lakukan untuk milik-NYA ini?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-NYA?

Malahan ketika diminta kembali,
kusebut itu MUSIBAH,
kusebut itu UJIAN,
kusebut itu PETAKA,
kusebut itu apa saja
Untuk melukiskan, bahwa semua itu adalah DERITA

Ketika aku berdo’a,
kuminta titipan yang cocok dengan
KEBUTUHAN DUNIAWI
Aku ingin lebih banyak HARTA,
Aku ingin lebih banyak MOBIL,
Aku ingin lebih banyak RUMAH,
Aku ingin lebih banyak_ POPULARITAS,

Dan kutolak SAKIT,
Kutolak KEMISKINAN,
Seolah semua DERITA adalah hukuman bagiku.

Seolah KEADILAN dan KASIH-NYA
harus berjalan seperti penyelesaian matematika
dan sesuai dengan kehendakku.

Aku rajin beribadah,
maka selayaknyalah derita itu menjauh dariku,
Dan nikmat dunia seharusnya kerap menghampiriku …

Betapa curangnya aku,
Kuperlakukan DIA seolah Mitra   Dagang ku
dan bukan sebagai Kekasih!

Kuminta DIA membalas perlakuan baikku
dan menolak keputusan-NYA yang tidak sesuai dengan keinginanku …

Duh ALLAH

Padahal setiap hari kuucapkan,
Hidup dan Matiku, Hanyalah untuk-MU ya ALLAH, AMPUNI AKU, YA ALLAH

Mulai hari ini,
ajari aku agar menjadi pribadi yang selalu bersyukur
dalam setiap keadaan
dan menjadi bijaksana,
mau menuruti kehendakMU saja ya ALLAH …

Sebab aku yakin
ENGKAU akan memberikan anugerah dalam hidupku …
KEHENDAKMU adalah yang ter BAIK bagiku ..

Ketika aku ingin hidup KAYA,
aku lupa,
bahwa HIDUP itu sendiri
adalah sebuah KEKAYAAN.

Ketika aku berat utk MEMBERI,
aku lupa,
bahwa SEMUA yang aku miliki
juga adalah PEMBERIAN.

Ketika aku ingin jadi yang TERKUAT,
aku lupa,
bahwa dalam KELEMAHAN,
Tuhan memberikan aku KEKUATAN.

Ketika aku takut Rugi,
Aku lupa,
bahwa HIDUPKU adalah
sebuah KEBERUNTUNGAN,
kerana AnugerahNYA.

Ternyata hidup ini sangat indah, ketika kita selalu BERSYUKUR kepadaNYA

Bukan karena hari ini INDAH
kita BAHAGIA.
Tetapi karena kita BAHAGIA,
maka hari ini menjadi INDAH.

Bukan karena tak ada RINTANGAN kita menjadi OPTIMIS.
Tetapi karena kita optimis, RINTANGAN akan menjadi tak terasa.

Bukan karena MUDAH kita YAKIN BISA.
Tetapi karena kita YAKIN BISA.!
semuanya menjadi MUDAH.

Bukan karena semua BAIK kita TERSENYUM
Tetapi karena kita TERSENYUM, maka semua menjadi BAIK,

Tak ada hari yang MENYULITKAN kita, kecuali kita SENDIRI yang membuat SULIT

Bila kita tidak dapat menjadi jalan besar,
cukuplah menjadi JALAN SETAPAK yang dapat dilalui orang.

Bila kita tidak dapat menjadi matahari,
cukuplah menjadi LENTERA yang dapat menerangi sekitar kita.

Bila kita tidak dapat berbuat sesuatu untuk seseorang,
maka BERDOALAH untuk kebaikan

Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di BLOGGER dan tag , , . Tandai permalink.

26 Balasan ke Terpapar WordAds

  1. ardiantoyugo berkata:

    akeh akeh istighfar…
    wes ah, nrws sek… wkwkwk…

  2. Lik Aan berkata:

    berasa baca puisi

  3. Gak berniat pindah ke self hosted mas? 😀 .

  4. Parah bener wa bulan ini hiks…

  5. Irawan berkata:

    😆
    Ayooo…. Balik ke dunia nyata!!!

  6. kusnanto berkata:

    Belum juga menikmati dollar, eee dah kolaps duluan…

  7. techtonime berkata:

    padahal ada niatan mau seriusin wp.com :mrgreen:
    lanjut maenan blogcepot dulu ah…

  8. jahe berkata:

    puisinya mantabbb

  9. nbsusanto berkata:

    loh jebul aku rung komen ning kene.. 🙄
    1 digit.. le iso cair kapan.. wkwkwk..
    nganu.. balik berkarya di dunia nyata.. demi nutup tiket lebaran taksaka.. 😆

  10. Kedua berkata:

    Ijin share pusinya Pak,
    🙂

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s