Penthér 2 Hari, Belum Kemarau Bro


Penthér, adalah istilah di pelosok Banyumas untuk menyebut keadaan hari yang cerah, cenderung terik sinar matahari. Menjemur pakaian atau krekel, manggleng dan semacamnya, cocoknya saat penthér, agar jemuran cepat kering dan tidak lembab, krupuk tradisional juga kering sempurna tanpa jamur.

image

Terik mentari alias penthér

Nah, berkaitan kata penthér ini, bisa dikaitkan dengan cuaca Jakarta, Bekasi dan sekitarnya di dua hari kemarin, Sabtu dan Minggu (20-21 Februari 2015) hingga Senin pagi tadi. Sehingga disinyalir banyak pengendara sepeda motor yang tidak membaw jas hujan pada saat berangkat kerja, mungkin beranggapan pasca Imlex tidak turun hujan deras lagi, alias jelang kemarau dan hujan tidak lagi intens seperti awl Februari.

image

Berteduh alias ngaub

Hal di atas saya lihat saat sore pulang kerja dan hujan mendera sebagian Jakarta dan Bekasi. Banyak pengendar sepeda motor yang menepi dan berteduh di halte-halte bus juga di kolong jembatan penyeberangan yang mengakibatkan penumpukan kendaraan karena penyempitan lajur oleh kendaraan yang diparkiri di pinggir jalan. Jadi ingat perda larangan berteduh di bawah fly over dan semacamnya.

Entah enggan repot membawa jas hujan atau memang beranggapan kemarau telah tiba, sehingga para pengendara roda dua ini tidak memebawa jas hujan yang bagi saya adalah piranti wajib bagi pesepeda motor dalam bepergian, mereka memilih jalan kehujanan atau berteduh yang berakibat telat sampai tujuan.(tri)

—————————-
Posted from WordPress for Android Wonder Roti Jahe

Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di Sekitar Kita dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s