Mengintip SPBU Shell Paska BBM Turun Harga


Tadi malam, Jumat 2 Januari 2015, pulang nguli iseng ngintip beberapa SPBU non Pertamina, SPBU cap kulit kerang, Shell. SPBU ini memang cukup mudah ditemui di wilayah DKI Jakarta. Termasuk dalam perjalanan saya menuju kediaman di Bekasi.

pulsar_di_SPBU_Shell[1]Oh iya ngapain saya ngintip? Saya penasaran harga dan pembelinya, karena beberapa kali saya mampir SPBU Shell, nihil mendapatkan BBM karena Shell Super Ludes.

Pertama mari intip SPBU Shell Sunter

SPBU Shell Sunter

SPBU Shell Sunter

Terpampang jelas harga BBM yang dijual. Shell V-Power yang setara Pertamax Plus (oktan 95) dibanderol 9900, Shell Super yang setara Pertamax (oktan/ron 92) dibanderol 8900, Diesel ga usah dibahas 😀
Pembeli nampak sepi, antrian pendek. Mungkin karen sudah malam.

Di Sunter saya juga melewati SPBU Pertamina. Banderol harga BBM Pertamina lebih rendah dibanding Shell

harga bensin Januari 2015  di spbu pertamina Sunter, berlaku sama di Jabodetabek

harga bensin Januari 2015 di spbu pertamina Sunter, berlaku sama di Jabodetabek

Nampak terpampang papan bertuliskan, “Harga Hari Ini”, menandakan harga BBM bisa berubah sewaktu-waktu. Pembeli di SPBU Pertamina juga nampak sepi.

Mari lanjutkan perjalanan, saya menuju SPBU Shell Kelapa Gading.

SPBU Shell Kelapa Gading

SPBU Shell Kelapa Gading

Tidak jauh beda, harga BBM sama saja, pembeli didominasi pemobil, tidak ramai. SPBU Shell Kelapa Gading berseberangan dengan SPBU Pertamina, tidak berhadapan persis, tapi cukup dekat, dan nampak tidak ramai.

SPBU Pertamina Kelapa Gading Saya potret dari depan SPBU Shell

SPBU Pertamina Kelapa Gading Saya potret dari depan SPBU Shell

Selanjutnya saya menuju SPBU Shell Cakung

spbu shell Cakung

spbu shell Cakung

Sepi pembeli

Sepi pembeli

Pemandangan tidak jauh beda, pembeli cuma beberapa sepeda motor. Beberapa hari yang lalu, di SPBU Shell Cakung ini saya beberapa kali tidak kebagian BBM, alias ludes.

Dari hasil mengintip semalam, bisa dikatakan imbang antara SPBU Pertamina dan Shell. Sama-sama sepi. Entah karena malam, paska hujan pula, atau pembeli mulai meninggalkan Premium dan terbiasa dengan mengisi BBM kendaraannya menggunakan Pertamax atau Shell, sehingga tidak ada antrian di kedua SPBU.
Secara harga, Pertamax dengan harga Rp8.800 unggul tipis dibanding Shell Super seharga 8900, selisih 100 perak, konsumen ada kecenderungan memilih tempat dan pelayanan. Shell bids jadi pilihan. Sedangkan Pertamax Plus Rp9.650 versus Shell V-Power Rp9.900, selisih Rp250 juga tidak terlalu berefek.

Jika benar Pertamax (BBM ron 92) pada Mei 2015 nanti akan disubsidi pemerintah senilai 1000 rupiah, maka Pertamax akan unggul telak.(tri)

 

Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di opini dan tag , , , . Tandai permalink.

10 Balasan ke Mengintip SPBU Shell Paska BBM Turun Harga

  1. ardiantoyugo berkata:

    suroboyo wes podo kukut…

  2. momo malang berkata:

    Malang kapan ada yo,,malah di tutup 😀

    http://goo.gl/RCmZis

  3. blognyamitra berkata:

    Shell Fatmawati gak diintip gak ??? 🙂

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s