Gaya Berkendara R15 dan Razia


Modifikasi R15Berkendara sepeda motor tiap hari, tentu memiliki kejenuhan. Nah untuk mengatasi kejenuhan banyak orang mendengarkan musik lewat earphone. Meskipun hal ini tidak direkomendasikan karena bisa mengganggu konsentrasi dalam berkendara.

Kalo saya lebih suka memperhatikan kendaraan lain, baik roda empat maupun dua. Misal plat nomor unik atau modifikasi yang mungkin diaplikasi oleh kendaraan lain. Contoh velg pada mobil yang kadang tidak proporsional untuk jalanan ibukota atau knalpot sedan low end bersuara Lambhrogini Aventador.

Jika tidak ada kendaraan yang menarik saya akan memperhatikan cara berkendara para pengguna jalan ini. Beberapa pengguna sepeda motor misalnya, seorang ibu jalan pelan tapi di tengah jalan, menghalangi pengguna lain yang lebih cepat dan ingin menyalip atau pemobil yang dengan enaknya masuk keluar jalur lambat-cepat menghindari macet.

Jeroan mesin yzfR15Kendaraan baru juga cukup menyita perhatian, baik roda empat maupun roda dua. Yamaha R15 salah satunya. Sepeda motor besutan Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) ini masih cukup langka di jalan raya. Beberapa hari yang lalu saat saya berangkat nguli, saya disalip oleh si R15. Gaya berkendaranya bak pembalap karena posisi setang R15 memang mengharuskan ridernya menunduk. Kelincahannya cukup menggoda untuk diikuti. Saya kuntit meski tidak mampu mengimbangi selap-selipnya di antara kendaraan lain. tapi saya masih bisa melihat helm putih bertulis R15 hitam dari kejauhan.

Setelah melewati perempatan saya kehilangan jejak karena lampu lalin menyala merah. Setelah hijau saya melanjutkan perjalanan, berkendara lewat jalur lambat, karena sepeda motor dilarang masuk jalur cepat,  berhenti berharap menyaksikan tontonan gratis gaya si R15 tadi.

Beberapa ratus meter di depan nampak segerombolan orang berompi mencolok hijau mudi bergaris. Khas polantas. Benar saja, razia sepeda motor oleh polantas sedang berlangsung. Ternyata si R15 sedang digiring minggir oleh salah satu petugas. Kenapa ya ? pikirku.

Hampir sepanjang sisa perjalanan, saya memikirkan musabab diberhentikannya si R15 tadi. Ada beberapa kemungkinan :

  1. Sepeda motor lewat jalur cepat dan berhasil dicegat polantas
  2. Plat nomor polisi bagian depan tidak dipasang
  3. Plat nopol dipasang tapi ketahuan palsunya. Maklum sepeda motor baru, saat ini lebih lama prosesi mendapatkan STNK dan plat nopol. 3 bulan bisa lebih
  4. Polisi sengaja menghentikan pengendara karena penasaran dan ingin tahu tempat modifikasi Vixion jadi sebagus itu (ngarang dot com) 😀

Menurut pembaca, kenapa R15 tersebut ditilang?(tri)

 

 

 

Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di motorcycle dan tag , , , . Tandai permalink.

8 Balasan ke Gaya Berkendara R15 dan Razia

  1. Yoshi berkata:

    Motor baru jadi sasaran

  2. fajardinihari88 berkata:

    tanpa plat nomor sih..ahh podo ae, sama aja nomong penegakan hukum lalu lintas mah..

    kopdar yamaha R25 misalnya..plat nomor belum.keluar tp melenggang bebas kopdar #eh

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s