Pulsar 200 NS Buat Sutrah


Sutrah berarti penghalang atau pembatas. Pembatas di sini berkaitan dengan sholat. Yaitu sesuatu barang padat yang berada di depan orang yang melaksanakan shalat. Bisa tembok, tiang, pohon, anak panah, tongkat, kendaraan termasuk sepeda motor.

image

Gambar dari Islampos.com

Jika shalat berjamaah, cukuplah imam yang memakai sutrah, karena sutrah imam merupakan sutrah bagi makmum.
Mengapa harus ada sutrah? Sutrah digunakan sebagai penanda batas sesorang dalam shalat. Akan batal shalat seseorang jika ada orang lain (atau binatang tertentu) yang lewat antara dia dan sutrah. Jadi jarak antara sutrah dan seseorang yang berdiri shalat, sesuai sajadah atau lebar saf shalat pada umunya. Hadits Abu Sa’id Al Khudri bahwa Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
ﺇﺫﺍ ﺻﻠَّﻰ ﺃﺣﺪُﻛﻢ ﻓﻠْﻴُﺼﻞِّ ﺇﻟﻰ ﺳُﺘﺮﺓٍ ﻭﻟْﻴﺪﻥُ ﻣﻨﻬﺎ
“ Jika seseorang mengerjakan shalat maka shalatlah dengan menghadap sutrah dan mendekatlah padanya ” (HR. Abu Daud 698, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Abi Daud).

image

Gambar dari alquran-sunnah.com

Sutrah menjadi penting jika shalat munfarid atau sendirian. Berbeda dengan shalat berjamaah, seorang jamaah tidak batal jika ada yang lewat di depannya, kecuali di antara imam dan sutrah imam.
Hadits dari Abu Sa’id Al Khudri radhiallahu’anhu , Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
ﺍﺫﺍ ﺻﻠَّﻰ ﺃﺣﺪُﻛُﻢ ﺇﻟﻰ ﺷﻲﺀٍ ﻳﺴﺘُﺮُﻩُ ﻣﻦ
ﺍﻟﻨﺎﺱِ،ﻓﺄﺭﺍﺩَ ﺃﺣَﺪٌ ﺃﻥْ ﻳَﺠﺘﺎﺯَ ﺑﻴﻦ ﻳﺪﻳْﻪِ، ﻓﻠﻴﺪﻓَﻌْﻪُ،
ﻓﺈﻥْ ﺃﺑﻰ ﻓَﻠﻴُﻘﺎﺗِﻠﻪُ، ﻓﺈﻧﻤﺎ ﻫﻮ ﺷﻴﻄﺎﻥٌ
“ Jika salah seorang dari kalian shalat menghadap sesuatu yang ia jadikan sutrah terhadap orang lain, kemudian ada seseorang yang mencoba lewat di antara ia dengan sutrah, maka cegahlah. jika ia enggan dicegah maka perangilah ia, karena sesungguhnya ia adalah setan ” (HR. Al Bukhari 509)
(semua hadits dikutip dari Muslim.or.id)

Perhatikan gambar di bawah ini

image

Gambar saya ambil dari grup Pulsar 200 NS di facebook. Jika dilihat sepintas, mirip gambar pertama, yaitu orang yang sedang shalat, sujud menjadikan sepeda motor Pulsar 200 NS sebagai sutrah. Ternyata bukan, karena orang yang shalat tidak mungkin mengenakan helm. Umumnya mengenakan kopiah, songkok, peci, kupluk, sorban dan semacamnya.
Gambar sepertinya berasal dari negeri Hindustan, India. Terlihat dari tampilan sepeda motor berbeda dengan yang dijual KMI di Indonesia. Seperti adanya spakbor layaknya Pulsar 135.
Memilik sepeda motor yang sudah lama diidamkan, dan didapatkan dengan perjuangan yang keras, memang membanggakan, tapi tidak selayaknya untuk disembah. Cukuplah dirawat dengan penuh perhatian. Gambar tersebut mungkin sekedar banyolan. Tapi cukup menginspirasi, kalo shalat saat touring ke alam bebas seperti gambar, sepeda motor bisa dijadikan sutrah (selain tas, helm dan aneka barang yang dibawa, yang memenuhi syarat sebagai sutrah), selain menjaga kesempurnaan shalat sekaligus menjaga sepeda motor tetap dalam pantauan.
Oh iya di India ada kuil sepeda motor, bisa dikatakan sepeda motor disembah. Penasaran? Klik tulisan Bro Syubhan “Bonoaksa” Akib pada artikel Dan Motorpun Disembah.
Seberapa besar pembaca cinta dengan kendaraan anda?(tri)

————————————–
Posted from WordPress for Android sabak P6200 retak

Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di Al-Quran, motorcycle dan tag , , , . Tandai permalink.

24 Balasan ke Pulsar 200 NS Buat Sutrah

  1. mas huda berkata:

    Pelajaran berharga ne

  2. Maskur berkata:

    sayangnya kok hanya sedikit orang yang tahu tentang dilarangnya lewat di depan orang shalat
    bahkan sudah dikasih tanda, tangan menjulur, masih lewat

    • secara hujum harusnya dibunuh, tp karena belum paham mudah mudahan Allah memaafkan.
      kadang kala orang shalat jg tidak faham, tdk menghadap sutrah, dengan posisi membingungkan orang lain yang mau shalat. sering mengalami bakda shalat Jumat

  3. Sigit berkata:

    yg banyak blm ngerti juga soal sutrah waktu shalat berjamaah, dikiranya lewat di depan makmum gak boleh..

  4. boerhunt berkata:

    sebagian ulama mengatakan wajib, sebagian menganggap mustahab, tp lebih cenderung ke wajibnya sutrah, dan TIDAK ADA yang bilang boleh pakai boleh tidak, kecuali ulama2 skrg yg menggampangkan sunnah, dan inilah salah satu diantara syariat yg telah byk ditinggalkan kaum muslim, sampai byk yg tidak tahu kalo hrs ada sutrah..yg lebih ditinggalkan lagi sholat memakai sandal, kalo di masjid jelas susah melakukan itu, bikin kotor dsb-nya, tp jika kebetulan sholat di rumah, apa susah nya menyediakan satu sendal bersih hanya utk dipakai sholat di musholla dlm rumah, demi terpeliharanya sebuah sunnah yg ditinggalkan..

    http://boerhunt.wordpress.com/2014/02/03/antara-pulsar-200ss-fullfairing-abs-dan-non-abs/

  5. Aa Ikhwan berkata:

    jgn ponsel sutrahnya… bangun sujud bisa lenyap tuh :mrgreen:

  6. Adhitya Ramadian berkata:

    betul mas, banyak yg belum tau mengenai sutrah dan hukumnya

  7. gaplek mania berkata:

    kalo ada yg mau lewat.bisa dihalangi pake tangan mas.kalo ngeyel ya harusnya dibunuh

  8. gaplek mania berkata:

    nggak banyak juga yg tau tentang sutrah.sering liat di masjid.yg lewat main lewat aja didepan yg sedang shalat sunah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s