Gadai Motor Lama, Kredit Baru


image

Sifat konsumtif memang manusiawi, saya sendiripun merasakan hal tersebut. Hanya saja sifat konsumtif tanpa kontrol yang baik akan berakibat buruk. Seperti kita tahu bermacam produk baru kebutuhan manusia tiap saat muncul dan dipasarkan di negeri ini, dari produk kebutuhan primer, sekunder sampai tersier.
Salah satu produk yang jadi kebutuhan pokok manusia saat ini khususnya di kota besar adalah transportasi, dan alternatif paling diminati adalah sepeda motor, terlepas dari kegagalan pemerintah menyediakan transportasi masal yang memadai, aman, nyaman dan terjangkau adalah sifat manusia sebagai pemakai yang karena sifat dasar konsumtif atau karena pengaruh pergaulan menjadikannya ingin selalu tampil dengan barang baru.

image

Yah sepeda motor selalu berlomba menggelontorkan produk baru untuk menggaet konsumen dan bukan saja konsumen baru konsumen lamapun ikut tergoda untuk mmiliki produk sepeda motor baru tersebut. Bahkan sebuah kejadian unik terlihat di lingkungan kerjaku, seorang  pegawai yang sudah memiliki sepeda motor dengan cara kredit menggadaikan motornya tersebut dan mengambil sepeda motor baru, padahal sepeda motor yang digadaikannya belum lunas angsuran, sedang sepeda motor yang baru diambilpun pembayarannya dengan sistim kredit. Ini berarti dia memiliki tanggung jawab dua angsuran sepeda motor, padahal yang dipakainya cuma satu.
Konsumtif, gaya hidup, dan pergaulan sangat berpengaruh pada sikap seseorang yang kurang mampu menekan/mengontrol keinginannya. Ada baiknya kita maping kebutuhan kita, mana baik buruk dan untung rugi dalam menentukan sikap dan pilihan. Mana yang penting dan mendesak dan mana yang bisa diabaikan, jangan sampai kebutuhan tersier dianggap primer.
Semoga kita terhindar dari sifat berlebih-lebihan. Amin. Wassalamu’alaikum.

Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di Ngeblog dan tag , , , , . Tandai permalink.

33 Balasan ke Gadai Motor Lama, Kredit Baru

  1. syaffa berkata:

    yups bener banged mas bro,secara orang itu paling lama itu 2-3 tahun pasti udah agak bosen makai motor yang sama,dari pada motor yang lam tidak dipakai lagi,mending emang jual buat uang muka motor yang baru

  2. wasisimmortal berkata:

    @Syaffa.Biar g ikut nambah kepadatan jalan, tukar aja dengan motor bekas/second? yang penting ganti motor kan ?

  3. Maskur berkata:

    ah aku cukup second-an bae

  4. kong firman berkata:

    maksa jual motor yg lama,buat kredit motor baru..
    Cicilan nunggak,motor ditarik…
    Nangis bombay dah… :mrgreen:

  5. menurut saya untuk mengatasi bosan dgn motornya, lebih baik dikasih tambahan asesoris atau modif saja,

  6. Gmc Paradise berkata:

    akhirnya nongol juga dengan motor gedenya hhhmmmm

  7. wong sawah berkata:

    Saya jg kyk gitu kq gan tp ga prlu ampe bela2in kredit mtor aplg ampe kredit 2x.

    Asal motor bisa jalan,ga mslh kalo bagus2 takut disikat ama maling.

    ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ◦°◦:D:D◦°◦

  8. HALAMAN PUTIH berkata:

    Saya sih pake asas kepentingan saja mas bukan keinginan. Sebab kalau keinginan yang dikedepankan bisa setiap tahun ganti kendaraan dan membeli barang2 yang lainnya.

  9. Gogo berkata:

    bila bosen ama motor lm cb ridernya mncoba hal baru, jd kingnn mtr baru bs ditahan. jgn sampe rasa konsumtif kita dikendalikan orng lain..

  10. az3angle berkata:

    saya juga seneng motor cak,cuma dari dulu make satria hiu tetep g ganti,pdhal udah g diproduksi! bukan apa2,ngerasa lum ada yg ngalahin telak,dari segala aspeknya

  11. Ping balik: Antara Profesi, Penghasilan, Dan Habit Dalam Konsumsi Otomotif « Boerhunt's Blog

  12. bimo96 berkata:

    betul betul…. rasa tidak puas 😀

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s