Kesrempet Container


Container adalah sebutanku bagi trailer pengangkut petik kemas. Kisah ini sudah beberapa tahun silam, saat itu aku masih bujangan dan nginep di gawean, saat lagi duduk menunggu malam, temanku yang sudah pulang dari tadi mengendarai sepeda motor Yamaha RX King nelpon, minta dijemput, katanya kecelakaan dan sekarang lagi di kantor polisi deket tempat gawe. Tepatnya jalan Martadinata menuju Lodan Raya. Segera aku meluncur untuk mengetahui kepastiannya.

awas kelindes

Ternyata benar, terlihat motornya ngejogrok pleat pleot, stang bengkok, rangka mengsong, dan banyak lagi. Saat ditanya bagaimana kejadiannya, ternyata dia berusaha menghindari mobil yang ugal-ugalan, dan berbarengan ada container, dia selamat menghindari mobil, tapi sukses keserempet container dan terseret beberapa meter, beruntung badanya tidak terlindas, tapi kebanting dan terseret beberapa meter membuat badanya pegel linu dan luka ringan beberapa tempat. Tapi motornya sangat memprihatinkan.

Yang bikin makin eneg adalah, si Container tidak berhenti sama sekali, kabur tak bertanggung jawab, ternyata ada polisi di tempat kejadian, satu orang membawa temanku ke pos, sedangkan yang lain mengejar truk Container tersebut yang ternyata garasinya tidak jauh dari situ, masih sekitar Bandan atau Lodan. Selanjutnya Sang Sopir diminta ke kantor polisi dimana temanku berada. Saat aku tanya-tanya si sopir truk Container mengaku tidak merasakan kalo truknya menabrak atau menyerempet sesuatu, entahlah sampai sekarangpun masih misteri bagiku, apakah benar begitu, atau memang dia melarikan diri.

Saat memberikan pernyataan muka sopir truk memelas dan hanya mampu membayar ganti rugi 150 ribu, wah itupun tidak bisa langsung sekarang, sedang tidak pegang duit. Aku dan temenkupun jadi tidak tega menekan. Akhirnya disepakati, motor akan diperbaiki esok, sementara ditinggal di kantor polisi, karena tidak mungkin dijalankan, ban belakang bocor, karena velg bengkok parah. Temenku akhirnya balik lagi ke gawean kubonceng.

Beberapa hari berikutnya, setelah ditelpon oleh polisi, bahwa motor boleh diambikl, baru tuh motor aku urus, dan sangat mengecewakan, cuma dibelikan beberapa part oleh si sopir, setang masih bengkok, velg speleng dan masih kempes, rangka belakang masih mengsong, motor tidak ditangani serius, belum layak jalan sebenarnya, tapi daripada ngejogrok ga keurus, mending dibawa kegawean, dengan tertatih karena speleng dan ban tanpa angin kupaksa motor jalan.

Senantiasa waspada di jalan, gunakan safety gears selalu, meski itu dianggap lawakan. Jaga jarak aman dengan kendaraan lain, apalagi kendaraan besar, alat berat, macam truk tronton, truk kontainer, bus malam akap. Kata Bodats “RIDE SAFE OR STAY@HOME” Wassalamu’alaiku

Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di Jalan jakarta, Sekitar Kita dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

9 Balasan ke Kesrempet Container

  1. gaplek mania berkata:

    bisa saja gak kerasa beneran mas.mobil guedi koyo ngono tur dowo meneh…

  2. kudalumping berkata:

    gyah. Ngeri tenan @.@

  3. nanared berkata:

    masalahnya
    kita sudah hati2,tapi orang lain ?????

  4. sabdho guparman berkata:

    masih mau bilang “tidak perlu terima kasih. . . . ” :mrgreen:
    baru tahu rasa kalau dengkul udah minger

    keep brotherhood,

    salam,

  5. Ari CX Rider berkata:

    weleh,,, medeni kang 😀

  6. I was reading some of your articles on this website and I conceive this website is real instructive! Retain putting up.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s