Siapa Aku ?


Who We Are, mungkin itu pertanyaan gawulnya bila bareng rekan. Siapa kita, yah kadang akupun sulit memahami diri sendiri. meski kadang mengaku “This is The real Me”.. Benarkah ? “Are You Sure?” kembali hati menggugat. Mengapa ada pernyataan dibalas pertanyaan ? Karena kadang menjadi seseorang tapi sebagai orang lain, hidup dibawah bayang bayang orang lain, lebih besarnya, bangsa ini hidup dibawah bayang bayang bangsa lain. “Akh sok nasionalis lo” mungkin ya… kadang, tapi lebih sering tidak.

Memiliki sesuatu karena pengaruh orang lain, bahkan hidup menggantungkan sama orang lain. Siapa ? Benarkah kita tegak berdiri karena pilihan kita sendiri ? kadang itu hanya semu, bahkan sebagian besar adalah semu, kaki ini mampu menopang tubuh karena memilih pilihan dari beberapa orang, and answered “I’m not Independent” Freedom is the loss dream. Meski aku merasa merdeka dalam berpikir, kadang pikiran tersebut ternyata bukan suatu kemerdekaan haqiqi.

Dan tulisan inipun makin ngelantur, karena aku mencoba menuliskan yang aku pikirkan, tanpa harus memikirkan apa yang kutulis. Perlukah, yah entahlah, tapi itulah semngat yang kubaca agar aku rajin menulis, menulis apa yangkupikir…hmmm.. dan saat menulis tulisan ini, ya inilah yang aku pikirkan, kutulis, kuketik. Tanpa ada kata yang berkaitan, dipaksa menyambung tak peduli pembaca memahmi, menulis apa yang terlintas di otak, waw mudah sekali. Mudah-mudahan ga kebablasan menulis yang tak layak baca, karena otak kadang tak sejalan nurani yang suci. Pertanyaannya ? mampukah aku menulis sesuai nurani.

Sesekali nurani mengetuk, “What are You Doing Man ?”

Aku adalah egoku bersama bayang bayang ku. Mungkin…..

Aku ingin segera menutup tulisan ini dengan salam, tapi rasanya tulisan ini takan selesai jika diteruskan, jadi biarlah tulisan ini menggantung tanpa ada pesan yang berarti, sampah, bisa disebut begitu. silahkan lanjutkan sendiri

terakhir mampukah …. Amin

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

“Tidaklah Kami ciptakan jin dan manusia, kecuali untuk beribadah kepada-Ku.” (QS Adz-Dzariyat:56)

Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di Al-Quran, Alloh, Ngeblog dan tag , , , . Tandai permalink.

3 Balasan ke Siapa Aku ?

  1. Gianluigi mario berkata:

    ayo makin semangat beribadah..
    salam ukhuwwah 🙂

  2. Petrix berkata:

    Hanya orang yg benar2 kuat yg sanggup untuk tidak memakai”topeng”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s