Shell 8050, Pertamax 8300…Pertamax Kharam..!!!!


Semalam pulang tengah malam lewat Jalur Pluit (Rumah Sakit Pluit) sebelumnya lewat depan SPBU  Pertamin terpampang harga Pertamax 8.300, setelah melewati Rumah sakit ada SPBU SHELL dan terpampang harga SHELL Super 8050, aku ga tertarik untuk ngambil gambar karena dah tengah malem, buru-buru pengen nyampe rumah,.. silahkan kalo di bilang HOAX… xi..xi…  Nah dari hal itu bagi pengendara atau pemilik kendaraan bermotor yang ingin BBM dengan oktan 91 ke atas, tentu memilih SHELL super dan menganggap pertamax kharam kali ya..xi..xi…

Bahkan sebelum Tigerku dijual, aku lebih sering ngasih umpan Shell dari pada Pertamax, karena secara pelayanan karyawan Shell lebih manusiawi dan motorsiawi dibanding pelayanan SPBU Pertamina, bahkan temenku lebih pilih Premium setelah SPBU Shell langganannya tutup, karena setelah pakai pertamax kok ga beda dengan premium (baca Mengapa Shell)… lhadalah… ini bukan Black Campaign lho.. hanya share pengalaman, dan di akhir hayatnya si Tagor ditanganku, karena BBM non Subsidi makin melambung, maka kucampur Shell Super dengan premium, dengan perbandingan harga beli 50 ribu Shell dan 25 ribu Premium… kharam ga tuh ?


Baiklah, sedikit menginguk..waduh,, bahasa yg bener apa yah ? menukil ajalah.. ya mendengar fatwa MUI yang mengkharamkan Premium bagi warga yang mampu beli pertamax, hal pertama yang kepikir otaku adalah, bagaimana dengan warga non muslim, kan kharam dan khalalnya fatwa MUI berlaku untuk Muslim, apakah warga non muslim juga mematuhi pengkharaman tersebut, karena hal yang kharam bagi muslim belum tentu kharam bagi non muslim.. contohnya… ga usah  disebutlah, sok tahu aku..


Nah kembali ke Shell dan pertamax, karena premium kharam, warga muslim mampu tapi menganggap pertamax itu kurang top, juga pelayanan yang agak “njelehi”.. ya.. mending pilih Shell, Petronas atau SPBU non Pertamina lain… Nah kalo semua berpikiran sama kayak saya… (khusus Jabodetabek dan daerah yang ada SPBU Non Pertamina ..) siapa yang untung ? hayo ngaku yang untung siapa, dan yang BUNTUNG siapa ? Terus apakah mongtor dengan kompresi rendah juga cocok diempani BBM dengan oktan tinggi ? Sing paham njawab nggeh..

Jadi ya monggo buat renungan dan bahan pertimbangan bagi MUI dan juga pembaca sekalian, keputusan harus mampu mewadahi aspirasi semua lapisan, memang benar kejujuran individual diperlukan sangat, dalam hal ini, mampu atau tidak mampu tergantung kejujuran tersebut, kalo saya, saat BBM nonsubsidi saya anggap harganya sesuai kemapuanku dan wajar ya aku beli, kalo harganya sudah ga wajar ya….emoh lah… Kharam bagiku memaksakan hal yang memang tak layak untuk dipaksakan… Dan untuk si Tiger kala itu saya lebih milih produk VOC daripada produk Pertamina, lha karyawannya lebih sopan yang di VOC je.. pribumi pula mereka tuh..

Tanpa bermaksud BC ke pemerintah maupun MUI juga ke PErtamina, pigimana menurut sedulur semua, monggo dishare, biar makin cerdas otakku yang ruwet karena sering pulang tengah malam…xi..xi.. Wasalamu’alaikum

NB :

MUI dah meralat om.ga ada fatwa tentang premium

Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di Pertamax, SHELL dan tag , , . Tandai permalink.

26 Balasan ke Shell 8050, Pertamax 8300…Pertamax Kharam..!!!!

  1. Hourex150L berkata:

    PRETAMAXX Kharaaaammm…

  2. Hourex150L berkata:

    Lhaaa, Saya Suruh Pake Apaaa Niiii…????!!!

    Wong adanya Cuma Premium,, itupun Susahh nyarinya sekarang…!!! 😀 😀

    PISS..

  3. warung DOHC berkata:

    pertamina ga isen ta? jiannnn 👿

  4. Maxy berkata:

    Ahh..seandainya shell ama petronas ada di daerah..goyang tuh pertamina..soalnya udah kayak raja songong aja pertamina..pasokan minyak dibuat tersendat,langsung antri tuh mobil n motor ampe kiloan meter..Ahh..seandainya shell ama petronas ada di daerah..goyang tuh pertamina..soalnya udah kayak raja songong aja pertamina..pasokan minyak dibuat tersendat,langsung antri tuh mobil n motor ampe kiloan meter..

  5. B'ja berkata:

    ganti sepeda aja kali yah,biar ngga poesing mikir beli premium apa maning pertamax……..

  6. sabdho guparman berkata:

    kembali ke shell lagi kayaknya neh. . .
    pertama kali premium memang rada nglitik selanjutnya biasa aja tuh ( nglitiknya )

    keep brotherhood,

    salam,

  7. mandor tempe berkata:

    saya pake premium bos, tapi saya tidak mau dianggap orang tidak mampu. Orang tidak mampu itu harus lapor RT RW kelurahan dan dikasih dana jps. Ribet kan ngurusnya

  8. #99 bro berkata:

    Orang terkismin pertamaxx kharammm

  9. lekdjie berkata:

    MUI dah meralat om.ga ada fatwa tentang premium

  10. blognyamitra berkata:

    Pertamax tetep paling mahal 😀

  11. Adit bukan Aidit berkata:

    kapan2 coba petronas ah..cuma ada 1 di Bandung.. 😀

  12. kmphlynx berkata:

    ga hoax ko, om… tadinya aku malah mau bikin tulisan tentang hal tersebut, tapi sudah keduluan…
    ya aku juga liat pas pulang dari cempakamas..
    awalnya mau belok ke sh*ll tapi berhubung masih ada sedikit jiwa nasionalis, ah.. isi pertamax aja. kalo di sh*ll bisa 8050 berarti pertamax minimal sama or lebih murah sedikit. eh, pas mau masuk spbu kita ternyata yang terpampang 8300 utk pertamax. ga jadi ngisi..
    besok mau coba buktiin, apakah masih di posisi tersebut harganya? kita lihat saja nanti…
    http://kmphlynx.wordpress.com/2011/07/02/85/

  13. Ping balik: Antara “P” dengan “Kerang Kuning” | Kmph-Lynx

  14. dimasarifantonio berkata:

    di kota saya ga ada pom bensin shell mas 😦

  15. bakersdelight berkata:

    Having read this I thought it was really enlightening. I appreciate you spending some time and effort to put this short article together. I once again find myself spending way too much time both reading and posting comments. But so what, it was still worth it!

Tinggalkan Balasan ke Maxy Batalkan balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s