Arsip Tag: dampak corona terhadap pedagang kaki lima jakarta

Corona dan Siomay Mangewu


“Tesih mboten?” Sapaku sama penjual siomay di stasiun Priok sore itu. Sore jelang malam, karena bakda Maghrib di Kejaksaan Negeri sisi selatan Terminal. Salah satu terminal yang saya anggap terlambat berbenah ini masih cukup ramai.

Dipublikasi di sosial budaya, transportasi publik | Tag , | 2 Komentar