- Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
- Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
- Bagikan ke Pinterest(Membuka di jendela yang baru) Pinterest
- Berbagi di Tumblr(Membuka di jendela yang baru) Tumblr
- Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
- Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
- Bagikan ke Reddit(Membuka di jendela yang baru) Reddit
- Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
- Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
- Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
Terkait
Laman: 1 2






photo propaganda untuk citra polisi
dikiranya rakyat sekarang masih sama dengan jaman harto tahun 70-an
SukaDisukai oleh 1 orang
iya, apa polisi yg pura-pura lugu ya Om
SukaSuka
keren !!
http://jbminerva.com/
SukaSuka
Heleh pencitraan… Mbak e kae umur piro…?? Wes due bojo durung…??
SukaSuka
Gak gak gak, kae kotak isine surat suara dari para jomblo ketoke, salah sijine suratmu
SukaSuka
barangkali memang ada walau blm pernah lihat real, tapi memang untuk fotonya terlalu “rapih” dan “bersih”
SukaSuka
Iya A. Makanya musti bijak semuanya
SukaSuka
Di sotosop kui… asline mbak2 e “ganteng” 😆
SukaSuka
SukaSuka
Nguyu ki aku bwha hahaha….
SukaSuka
Lucu gendongane yo
SukaDisukai oleh 1 orang
Betul om wkwkwkw
SukaSuka
😀
SukaSuka
ora po-po, jadikan yang kedua ok 😀
SukaSuka
Hus hush awas dilaporke 😀
SukaSuka
rasane pengin ngakak seperti pas nonton dagelan. 🙂
Terlalu banyak sesuatu yg nampaknya acting.
1. Properti yang digunakan sama, sedang polwannya berbeda.
2. sepeda motor tanpa nopol
3. terlalu rapi
4. g ada keringat dan kotor
5. angle dipas2in
6. pencahayaan tampak sempurna
7. ga ada keterangan lokasi
8. ga ada keterangan ASLI atau hny utk kebutuhan Iklan, asumsinya iklan pencitraan HUmas.
9. wes ae lah
wedi dibilang hate speech
SukaSuka
nah, jng sampai komentar njur diuber pak pUl 😀
SukaSuka