Shalat Gerhana, Bukan Shalat Mainstream


image

Wajah gerhana bulan total pada Sabtu
(4/4/2015) diabadikan dari Yogyakarta. (pict: Danang D Saputra, Kompas)

Kenapa saya bilang shalat gerhana tidak mainstream? Shalat gerhana berbeda dengan shalat lainnya. Meski shalat jenazah juga berbeda, bahkan sangat berbeda dengan shalat pada umumnya yaitu tanpa ruku’ dan sujud, tapi hampir tiap hari shalat fardu kifayah ini ada yang menjalankan (di eaktu dan tempat berbeda tentunya, disinyalir ada umat Islam meninggal dunia). Sementara shalat gerhana jarang dilakukan.

Ya hanya saat terjadi gerhana saja, baik gerhana bulan maupun matahari. Dan meskipun terjadi gerhana, yang mengerjakan shalat sunah 2 rakaat ini, juga jarang. Bukan tidak mau tapi tidak tahu. Imho.
———————————-
Dari sahabat al-Mughirah bin Syu’bah, bahwa Nabi Shallallahu ’alaihi wa sallam bersa

image

”Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua ayat (tanda) di antara ayat-ayat Allah. Tidaklah terjadi gerhana matahari dan bulan karena kematian seseorang atau karena hidup (lahirnya) seseorang. Apabila kalian melihat (gerhana) matahari dan bulan, maka berdoalah kepada Allah dan sholatlah hingga tersingkap kembali.” (HR. Al-Bukhari no. 1043, dan Muslim no. 915)
Hal lain yang membuat shalat ini tidak umum atau saya anggap bukan mainstream adalah tata cara yang berbeda. Meski dikatakan 2 rakaat, tapi ada 4 kali ruku’. Jadi dalam 1 raka’at ada 2 ruku’. Sedang hal lainnya sama dengan shalat pada umumnya.
Takbirotul ikhram sampai ruku’ pertama, i’tidal, baca Al Fatihah dan surat lain lalu ruku’ kedua, i’tidal dan sujud. Begitupula pada raka’at kedua.
Hal lain yang perlu dipahami yaitu Memanjangkan atau me’lama’kan tiap ruku’, sekira 10 x membaca tasbih ruku’. Untuk lebih jelasnya silahkan tanya pada orang yang lebih paham.(tri)

—————————-
Posted from WordPress for Android Wonder Roti Jahe

Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di agama dan tag , , . Tandai permalink.

8 Balasan ke Shalat Gerhana, Bukan Shalat Mainstream

  1. mas huda berkata:

    Alhamdulillah kemaren ikutan sholat gerhana

  2. Rantaupos berkata:

    sayang… di pekanbaru.. gak nampak gerhana bulannya… hujan bro… mendung…

  3. orong-orong berkata:

    jangan lupa yang punya bayi di dalam kandungan di bangunkan

    http://orongorong.com/2015/04/06/produk-sym-indonesia/

  4. Jualantas berkata:

    sayang banget ngga bisa ikt lihat gerhana nya

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s