First Mover Sukses Menumbuhkan Follower


Menciptakan suatu produk pasti dengan berbagai riset dan penelitian, baik dari segi produk itu sendiri maupun calon pengguna produk tersebut yaitu konsumen. Sebagian pemain bisnis lebih suka bermain aman dengan memproduksi barang yang sudah umum di pasaran baik secara karakteristik dan harga. Jarang yang berani bermain sendiri alias menciptakan produk yang belum ada dan mungkin belum terpikir oleh calon konsumen. Maksudnya produk yang benar benar baru, atau beda secara karakteristik tertentu dibanding produk lain yang sejenis.

Contoh yang tenar adalah keberanian Steve Jobs dengan menggelontorkan Ipad, yang akrab disebut tablet PC secara umum seiring makin menjamurnya produk sejenis berplatform Android. iPad menyasar Segment Pasar  yang tidak disentuh merk lain. Membidik Konsumen Cerdas yang loyal terhadap merk apple. 

 iPad diperkenalkan pertama kali oleh Steve Jobs, CEO (yang merupakan singkatan dari Chief Executive Officer) dari Apple Inc. dalam Apple Special Event yang bertempat di Yerba Buena Center for the Arts, San Fransisco, Amerika Serikat, pada tanggal 27 Januari 2010. Produk ini dirancang sebagai sebuah perangkat digital yang berada di antara telepon pintar (smartphone) dan komputer jinjing (laptop). Apple Inc. berencana akan mulai memasarkan iPad di Amerika Serikat (AS) mulai 3 april 2010, dengan kisaran harga mulai dari 499 Dolar Amerika Serikat (USD) hingga 829 USD. Namun warga AS sudah dapat memesan produk ini mulai tanggal 12 Maret 2010 melalui Apple Online Store (sumber : iPad – Wikipedia bahasa Indonesia)

Steve Jobs tidak memulai langsung dengan produk iPad tablet tersebut, Tablet komputer pertama Apple adalah Newton MessagePad 100, yang pertama kali diperkenalkan tahun 1993, untuk jelasnya silahkan klik link di atas. Lebih dari 10 tahun baru muncul iPad yang tenar, pada 2010 silam siapa yang menyangka tablet PC akan laris seperti saat ini ? Yah seiring munculnya OS open source Android, tablet PC semakin mudah dijumpai dan memungkinkan untuk dimiliki, alternatif iPad yang harganya masih tinggi. Bagi anda yang penasaran boleh sambangi Harco Manggadua atau Roximas, berbagai merk tablet PC dipajang dengan harga kompetitif, tentu sesuai merk dan spesifikasi yang ada, sebagian besar merk Cina.

Yah kalo Steve Jobs berani melakukan terobosan dengan memproduksi produk fresh, baru sama sekali, sedangkan yang lain menjadi follower dan ikut menikmati manisnya tanpa repot penetrasi pasar. Apple siap dengan berbagai percobaan produk dan penelitian panjang. Bagaimana di dunia otomotif tanah air ?, roda dua khususnya. Siapa diibaratkan iPad tablet dan siapa followernya ? Lain waktu semoga bisa kita sambung, sebagai gambaran singkat Jupiter Z dari Yamaha dan New Blade dari Honda . Wassalamu’alaikum

Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di gadget, Manajemen dan tag , , , , , . Tandai permalink.

6 Balasan ke First Mover Sukses Menumbuhkan Follower

  1. Maskur berkata:

    kiye maksude..
    Kymco..———–> Matic
    Yamaha, melu gawe Nouvo, terus Mio
    Mio sukses———-> honda gawe vario
    Vario + Beat = sukses

  2. TDF berkata:

    stop produk yang miripnya TERLALU :mrgreen:

  3. touringrider berkata:

    Bill Gates vs Steve Jobs Conversation

    Bill : So, how is heaven Steve ?
    Steve : Great ! It just doesn’t have wall and fences.
    Bill : So ?
    Steve : So we don’t need Windows and Gates there. Hahaha
    Bill : Rrrrr
    Steve : Sorry Bill, didn’t mean to offend you
    Bill : It’s okay Steve. But I heard a rumor
    Steve : Oh, what rumor ?
    Bill : That nobody allowed to touch Apple there.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s