P220 Mengejar Tiger : Akselerasi Kurang Galak


Lagi-lagi kisah jalan malam hari…. Terdengar suara knalpot racing…. broooooommm…!!! melewatiku dengan enteng. Nampak biker berpakaian olahraga, mungkin habis tenis lapang atau bulu tangkis karena terlihat menenteng tas, memakai sepatu kets, celana pendek berjaket, pakai helm tentu. Sekilas aku pangling “motor apa nih?” Ternyata Tiger revo CW yang sudah dimodif, dengan tampilan makin “Street Fighter”.

ilustrasi Honda Tiger modifikasi

Karena penasaran, atau rasa tertarik sama tampilannya yang terlihat Fresh look, eye catching gitcu, aku kejar mendekat seklian promosi knee protektor sebagai piranti safety bersepeda motor, dia tampak enteng berakselerasi, mesin GL series 200 cc terlihat makin nendang menggunakan knalpot free flow, susah juga mengejarnya, kecuali saat ada kepadatan kendaraan aku dapat menjejerinya, selebihnya aku ngekor memperhatikan beberapa detil perubahan pada body si Tirev ini.

Masih mempertahankan body aseli, termasuk shockbreker belakang yang double bertabung gold colour. Cuma mengganti stop lamp minimalis dan juga lampu sein, terlihat pas dan enak dilihat. Kaki-kakipun terlihat standard, malah ban cenderung lebih kecil dari ukuran aselinya. Menengok ke sektor depan, tampak shock aseli telah lengser, diganti Up side down gold colour, pas dipadu warna double shock belakang, Headlamp juga minimalis ala Street Fighter. Oks lah…

Mesin sepertinya sudah diupgrade, entah, minimal ganti per kopeling karena akselerasi awal tampak lebih nendang, Jalithengpun keteran untuk mengejar di trek pendek, tapi trek panjang ya berani lawan lah. Untuk dijalan raya Pulsar 220 ku cuma bisa mengekor sampai dia berbelok di Muara Karang…  Jadi kangen sama tigerku dulu.

Wassalamu’alaikum

Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di bicycle dan tag , , . Tandai permalink.

12 Balasan ke P220 Mengejar Tiger : Akselerasi Kurang Galak

  1. gaplek mania berkata:

    aku jug kadang kangen pengen tiger lagi..
    semoga saja bisa punya lagi suatu saat nanti

  2. micoas3m berkata:

    tigerku sih dah loyo.dah bocor kompresinya mo klaim ahass yang dulu bongkar silindernya tapi waktu luang gada.tetep aja dipake jalan untuk kerja.klo lebih dari 2 bulan bisa komplain ga ya(curhat mode 0n)

  3. dara berkata:

    Pzoo pada kena baret ga….???
    Ne P135 pada korban baretan… Apa gara2 iklan… 😀 😀
    http://www.kaskus.us/showthread.php?t=12794246

  4. KmphLynx berkata:

    hihihii…. yg punya waung lagi galau…. :mrgreen:

  5. ferdy berkata:

    tiger gitu loh. hehehe…… di modif apapun enak2 aj mulai mesin hingga penampilan
    hati2 sekarang kalo service ke ahass banyak anak smk lagi magang kerjanya sembarangan, tiger ente bakal jadi kelinci percobaaan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s