Hidup di Dunia dan Sesudahnya…


Assalamu’alaikum Wr. Wb. Segala puji bagi Allah SWT yg tlah memberi sebaik-baik nikmat berupa Iman dan Islam.Yg menciptakan manusia dan tdk membutuhkan mereka, Yg menciptakan mereka agar mau tunduk dan mengagungkan-Nya, Yg segala manfaat dan madharat ada di tangan-Nya. Semoga pujian dan keselamatan terlimpah kpd Nabi Muhammad SAW, sang kekasih Ar-Rahman, pembawa berita gembira dan pemberi peringatan. Amma ba’du.

Orang bisa mempunyai kebaikan yg TULUS ternyata tiada lain KUNCINYA adalah dia MENGHARAP KEBAIKAN DI AKHIRAT NANTI. Orangg yg SELALU memikirkan “kebaikan di akhirat” membuat KUALITAS KEBAIKAN DUNIANYA jd SANGAT TINGGI dibandingkan dgn org yg berbuat kebaikan di dunia tanpa perhitungan di akhirat nanti.(Hanya untuk dunia saja)

 

“Barangsiapa menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kpd mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dgn SEMPURNA dan mereka itu di dunia itu tidak akan dirugikan. Itulah org-org yg TIDAK MEMPEROLEH AKHIRAT KECUALI NERAKA dan LENYAPLAH di akhirat itu apa yg telah mereka usahakan di dunia dan SIA-SIALAH apa yg telah mereka kerjakan” (QS. Huud:15-16)

Kita tahu sndiri bahwa hidup ini akan berakhir dan tidak akan pernah ada keseimbangan pemberian di dunia ini. Contohnya, ada seorang ibu yg sangat rindu ingin punya anak (Setelah hamil) lalu berbulan-bulan ia menunggu anaknya lahir.Ke mana-mana kandungannya di bawa selama 9 bulan.Tetapi ketika melahirkan, sang ibu meninggal dunia, maka keadilan Allah akan tetap ditegakkan.Kalau seandainya sang ibu tulus dan ikhlas (ketika menjalani kandungannya selama di dunia) Insya Allah akan dipertemukan dgn anaknya di akhirat nanti.

Anak yg sangat ingin memuliakan org tua, mati-matian kuliah agar bisa cepat bekerja supaya bisa mensejahterakan ibunya di desa. Namun ketika akan diwisuda, org tuanya meninggal.Yakinlah bahwa Allah menyediakan kampung akhirat untuk keadilan semua yg terjadi di dunia ini.Allahlah yg akan membalasnya.Tidak akan ada yg lolos sekecil apapun dari balasan Allah.Maka kampung akhirat membuat kita tidak harus disibukkan dengan balasan dunia ini.Itulah disebut “ikhlas”.

* Ada pahala yg diterima seorang mukmin dari penyakit, kesedihan dan lainnya bahkan dari duri yg menusuknya sekalipun. Dari Aisyah r.a, Rasulullah SAW “Tidak ada seorang muslim pun yg TERTUSUK DURI atau TERTIMPA BENCANA yg lebih besar dari itu kecuali akan TERCATAT BAGINYA dgn bencana itu 1 peningkatan derajat serta akan dihapuskan dari dirinya 1 dosa kesalahan” (Hr. Muslim)

Dari Amirul Mukminin, Abu Hafsh, Umar bin Khattab r.a “Aku mendengar Rasulullah SAW “Sesungguhnya amalan itu tergantung pd niatnya, dan sungguh setiap org akan mendapatkan apa yg ia niatkan. Barang siapa berhijrah karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya (akan diterima) sebagai hijrah karena Allah dan Rasul-Nya, dan barangsiapa berhijrah karena dunia yg ia cari atau wanita yg hendak dinikahinya, maka ia akan mendapati apa yg ia tuju. (H.R Bukhari & Muslim)

 

>>>>>>Bersambung>>>>>>

Wasalamu’alaikum

oleh Zoel Fikr

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di Al-Quran, Alloh, Ngaji dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

7 Balasan ke Hidup di Dunia dan Sesudahnya…

  1. Cak Pur berkata:

    aku ikut ngaji juga bro…

  2. Bonsai Biker berkata:

    menunggu kelanjutannya sebelum komen

  3. Herbert berkata:

    Hmm it seems like your site ate my first comment (it was super long) so I guess I’ll just sum it up what I wrote and say, I’m thoroughly enjoying your blog. I as well am an aspiring blog writer but I’m still new to the whole thing. Do you have any points for newbie blog writers? I’d genuinely appreciate it.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s