Kesuksesan dari Kemauan Diri Sendiri


Artikel ini Copast dari blognya Kang Haris, seorang blogger yang mempunyai Visi dan Misi yang luar biasa, Beliau adalah pemilik 2 cabang Mie Janda di Bogor dan tergabung dalam Blog Bogor atau BLOGGOR , semoga Alloh senantiasa merahmatinya.. Amin..

gbr dari  sini

………..Malam itu, pembicaraan pun berlanjut. Kali ini kami bicara empat mata secara langsung, bukan lewat telepon lagi. Kenapa malam, karena siang sudah saya habiskan untuk menemani kru salah satu stasiun TV nasional yang melakukan liputan di kedai sahaja, disusul dengan bercengkrama bersama dua orang yang mewawancarai saya yang konon kabarnya untuk dimuat di salah satu koran nasional. Alhamdulillah, ini berkah untuk Mie Janda.

Tentang maksud undangan seorang lelaki dewasa yang usianya sudah kepala empat ini tentu saja saya sudah. Juga tentang apa yang kan dibicarakan. Ya, ini soal lamaran agar saya bisa bergabung dalam perusahaan yang dia pimpin. Di mana saya diharapkan menempati suatu posisi strategis di kantor pusat untuk urusan manajemen marketing. Dan karena dalam kurun waktu 5 tahun ditargetkan perusahaan ini sudah memiliki 70 cabang, maka saya dianggap orang yang paling tepat untuk berada dalam tim inti untuk merealisasikan hal ini. Sementara ini cabang yang terbentuk baru ada di 4 kota. Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi.

Ada tiga hal yang beliau utarakan kenapa beliau memilih saya untuk menempati posisi strategis tersebut:

  1. Sevisi
  2. Memiliki kompetensi
  3. Trust

Saya dianggap memiliki visi yang sama dengan beliau, yakni membangun sebuah usaha dengan total sehingga tercipta sebuah perusahaan yang kuat dan mapan dan mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja. Ya jujur, saya malah menganggap ada perbedaan diantara kami, terutama menyangkut nilai.

Saya dianggap orang yang berkompeten. Beliau mengenal saya sejak saya di Cikarang. Bahkan tak hanya itu, beliau termasuk orang yang cukup tahu kinerja saya baik ketika saya bekerja di Cikarang (Bekasi) dan di Cibinong (Bogor). Saya dianggap sosok penting dalam kemajuan unit usaha dimana saya berkiprah di dalamnya. Totalitas kerja untuk memajukan perusahaan, kemampuan marketing, serta kemampuan posotif saya yang lain dianggap sebagai kompetensi terbaik saya yang membuatnya sangat yakin bahwa saya bisa membantu memajukan perusahaan yang beliau pimpin.

Trust, ya beliau percaya saya. Percaya karena telah mengamati saya selama ini. Percaya karena telah melihat bukti-bukti kemampuan saya. Bahkan kemajuan Mie Janda belaiu anggap sebagai penguat kepercayaan itu. Padahal tentu saja kemajuan usaha apa pun bukan karena saya semata, tapi ini karena ijin Allah dan kerjasama teamwork yang ada. Trust, ya beliau percaya bahwa saya adalah orang yang jujur dan idealis. Trust ini menjadi kunci utama kenapa beliau sangat berharap saya bergabung di perusahaannya.

Ehm, saya bersyukur atas kepercayaan beliau. Tapi saya hampir bisa dipastikan tidak akan menerima tawaran ini. Ya mungkin secara materi ini bisa jadi menguntungkan buat saya, tapi bisa jadi tidak. Karena dengan saya kembali bekerja, maka unit-unit usaha kecil yang sedang saya garap bisa jadi kan terabaikan.

Masih teringat ketika saya memutuskan untuk keluar kerja. Beberapa orang menawari saya untuk bergabung di perusahaan yang mereka kelola.

  • Satu perusahaan di Bandung yang menawari saya mengurusi pengembangan usaha. Tugas saya keliling ke cabang-cabang sebagai orang pusat yang menjadi konsultan (tenaga ahli) untuk menyehatkan dan memajukan cabang-cabang tersebut. Cabang-cabangnya berada di banyak kota di berbagai pulau. Hal ini memaksa saya untuk berkeliling Indonesia secara gratis bahkan di bayar. Menurut sahabat-sahabat saya kala ini, tawaran ini menggiurkan. Tapi buat saya tidak. Dan saya akhirnya membiarkan tawaran ini berlalu.
  • Satu perusahaan di Depok yang menawari saya hal yang hampir serupa. Kali ini cabangnya tidak banyak. Hanya berada di Kota Depok, Sukabumi dan Tasikmalaya. Saya pun memutuskan tuk tidak.
  • Satu perusahaan di Purwakarta juga menawari saya hal yang hampir serupa. Bahkan sang pemilik perusahaan akan memodali saya untuk membuat Mie Janda di sana supaya saya tetap bisa berkiprah di usaha kuliner itu. Dan lagi-lagi saya katakan tidak.

Sahabat-sahabat saya sering geleng-geleng kepala dengan hal ini. Di saat orang lain susah mendapatkan pekerjaan meski telah melamar dan terus melamar, saya malah sering kali menolak tawaran pekerjaan. Alhamdulillah, sejak saya memutuskan “merantau”, saya boleh di bilang tidak pernah melamar kerja. Andai pun mengirimkan surat lamaran, itu hanya formalitas belaka karena sebelumnya saya sudah dipinta untuk bekerja.

Saya coba saya tuliskan tips agar menjadi sosok yang dibutuhkan perusahaan:

  • Hargai kesempatan awal kita untuk berkiprah dalam sebuah pekerjaan.
  • Sikap menghargai kesempatan kerja tersebut yakni dengan melakukan kinerja yang terbaik.
  • Bekerja itu ibadah, maka iklhas dan khusyu menjadi indah.
  • Jangan menjadi pekerja yang menjilat atasan, menyikut rekan dan menginjak bawahan.
  • Jangan anggap ketika kita bekerja maka kita hanya menukarkan tenaga, pikiran dan waktu kita dengan gaji yang kan kita dapatkan setiap bulannya tapi anggap bahwa ketika kita bekerja sebenarnya kita sedang melakukan proses belajar dan menumbuhkan kualitas kemampuan kita sehingga kita menjadi layak tuk menempati posisi yang lebih baik dan lebih baik lagi.
  • Jadilah pekerja yang kreatif dan memiliki ide-ide brilian untuk memajukan perusahaan, ya termasuk kita juga mempresentasikan dan merealisasikan ide-ide brilian tersebut.
  • Ketika kita telah menjadi mutiara di lingkungan kerja, maka terangi sekeliling kita. Buat rekan kerja kita juga mutiara. Ajak mereka bekerja cerdas. Hal positif ini menjadi nilai yang indah buat kita.
  • Pastikan kontribusi kita di perusahaan itu terasa. Dan kita layak mensyukuri kemampuan ini tanpa harus angkuh hati.
  • Jika kita telah merasa cukup puas karena telah memajukan perusahaan, kita bisa keluar kerja tuk mencari perusahaan baru yang lebih menantang, atau bisa juga kita mulai membangun usaha sendiri. (Nah yang ini gak perlu juga dimasukkan hati, hehe).

Sahabat, begitulah apa yang bisa saya sampaikan sebagai bentuk sharing saya. Allah Maha Menutup segala aib-aib saya sehingga masih banyak orang yang percaya pada saya. Dan jangan biarkan diri kita menjadi orang yang tidak bisa dipercaya. Karena kepercayaan itu indah.

Terima kasih telah berkenan membaca dan memberikan komentar. Juga buat para pembaca blog sahaja saya yang tak biasa meninggalkan jejak. Dan buat yang memberikan komentar tanpa membaca juga terima kasih. :D

Salam semangat dari Bogor.

Mie Janda

 

Semoga bermanfaat…. Wassalam..

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di Renungkanlah dan tag , , , , . Tandai permalink.

12 Balasan ke Kesuksesan dari Kemauan Diri Sendiri

  1. achoey el haris berkata:

    Sahabatku, wah saya jadi malu nih
    Allah masih menutupi banyaknya aib saya
    sehingga seolah saya ini baik 🙂

    Wah ada logo Mie Jandanya pula nih
    Logo sederhana yang alhamdulillah kini orang ngeh akan keberadaannya

    Salam semangat selalu
    Bentar lagi mo publish postingan terbaru nih 🙂

    Suka

  2. az147r berkata:

    oleh seorang pengusaha juga menyebutkan :
    1.kerja keras
    2.kerja cerdas
    3.kerja ikhlas

    Suka

  3. @Kang Haris : krn tulisannya inspiratif sbg motifasi diriku, dan smoga pembaca ikut mengambil manfaatnya. Amin

    logo promosi, jng lupa kirim 2 porsi buat sarapan pagi

    @Az: setuju, tambahin lg

    Suka

  4. tengku berkata:

    pagi yang indah untuk berkunjung ketempat sahabat…

    Suka

  5. Darmawan berkata:

    Wew kang tri mau jadi pengusaha nih

    Suka

  6. #99 bro berkata:

    arep usaha dw rung siap..

    Suka

  7. @Tengku : makasih
    @Pak Dar : Amin
    @Ocho: usaha apapun, termasuk menjadi yg terbaik dalam dunia kerja yg dihadapi sekarang

    Suka

  8. Hohoho,,, saya biasa memanggilnya Kang Achoey he he 😉

    Salam semangat selalu

    Suka

  9. Donal Terores berkata:

    Alhamdulillah…
    masih ada ya org yg kyk gini…
    senangnya saya,,

    Suka

  10. andipeace berkata:

    wah..next timer bisa ngumpul dan ngobrol bareng nih om triyanto dan mas achoey di MJ 😀

    salam sejahterah om, tipsnya manteb buat bahan inspirasi

    Suka

  11. @donal : seneng juga
    @Andi : Insyaalloh. Makasih kunjungannya

    Suka

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s