Kerang Tiram, bukan Sekedar Kerang


Kerang, makanan laut atau seafood yang saya kenal awal milenium. Maklum saya orang dusun yang nggunung alias tinggal dari kecil hingga dewasa dikampung pegunugan, perbukitan lebih tepatnya.

image
Kerang tiram

Salah satu kerang yang cukup digemari dan katanya harganya mahal, termasuk makanan mewah di resto-resto berkelas adalah kerang tiram. Saya yang ndeso dan kurang gaul, baru tahu, kalo tidak ada yang ngasih tahu, mubgkin saya anggap batu karang. Lihat saja penampakan gambar di atas. Padahal gambar tersebut adalah kondisi kerang tiram yang sudah dibersihkan, bahkan sudah matang. Siap dicongkel dan masuk mulut. 🙂

Cara masaknya sederhana, setelah dibersihkan, masukan dalam panci tanpa air, tambahkan garam dan jeruk nipis, (saya cuma itu bumbunya) kalo ada bumbu lengkap pasti lebih enak. Seperti kunyit, sereh, daun salam, bawang putih dan sedikit jahe serta lengkuas.
Tanpa air? Kata kawan saya yang nyelem ke laut pinggiran (yang ngambilin kerang tiram) kerang tiran jika dipanaskan akan mengekuarkan air. Bahkan kalo dimasak memakai air, si kerang tidak membuka. Saya manut, tapi karena panci stainless mletik-mletik, akhirnya saya kasih air setengah cabgkir. Dan benar Tiram tidak membuka. Alhasil, perlu kerja ekstra mencongkel cangkang yang keras kayaknya batu karang ini.

image
Daging kerang tiram

Rasa daging kerang teram lembut, mirip ati ayam, lebih enak dari kerang hijau dan kerang lainnya. Daging tebal dan empuk. Tanpa tambahan bumbu atau saus dan kecap, si tiram ludes. Bahkan anak saya yang balita doyan. Apakah pembaca suka kerang?(tri)

—————————-
Posted from WordPress for Android Wonder Roti Jahe

Iklan

8 respons untuk ‘Kerang Tiram, bukan Sekedar Kerang

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s