Beramal Percuma


Replay Pesan dari grup MHC di Facebook.. oleh Zoel Fikr

gbr dari sini

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Segala puji bagi Allah SWT yg tlah memberi sebaik-baik nikmat berupa Iman dan Islam.Yg menciptakan manusia dan tdk membutuhkan mereka, Yg menciptakan mereka agar mau tunduk dan mengagungkan-Nya, Yg segala manfaat dan madharat ada di tangan-Nya. Semoga pujian dan keselamatan terlimpah kpd Nabi Muhammad SAW, sang kekasih Ar-Rahman, pembawa berita gembira dan pemberi peringatan. Amma ba’du.

Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka [*]. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya [**] (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali[***] (An-Nisa:142) . [*]Maksudnya : Alah membiarkan mereka dalam pengakuan beriman, sebab itu mereka dilayani sebagai melayani para mu’min. Dalam pada itu Allah telah menyediakan neraka buat mereka sebagai pembalasan tipuan mereka itu. [**] Riya ialah : melakukan sesuatu amal tidak untuk keridhaan Allah tetapi untuk mencari pujian atau popularitas di masyarakat. [***] Maksudnya : mereka sembahyang hanyalah sekali-sekali saja, yaitu bila mereka berada di hadapan orang.

Ada 4 ciri orang yang (beramal) riya: MALAS beramal jika bersendirian, BERSEMANGAT beramal bila di depan org, BERTAMBAH amalnya jika dipuji dan BERKURANG/menguranginya jika dicela (Saidina Ali bin Abi Talib).

Ahli hikmah mengibaratkan org yg ria dlm melakukan sesuatu, termasuk melakukan ibadah kpd Allah, itu dgn org yg pergi ke pasar yg kantongnya diisi penuh dgn batu. Tujuannya tdk lain agar org2 melihatnya dgn KAGUM dan menyangkanya kantongnya penuh dgn uang. Ini bermakna bahwa suatu pekerjaan yg dilakukannya meskipun banyak, sungguh2, melelahkan, dan bahkan memakan korban jiwa, adalah sama sekali PERBUATAN YG SIA-SIA. Sebab, suatu pekerjaan yg mengandung riya tdk akan mendapatkan pahala dari Allah SWT, karena yg jelas dia hanya melakukan sesuatu dgn mengharapkan sesuatu pujian dari manusia.

Orang yg beramal dgn ria pd hari kiamat nanti akan disuruh mengambil pahalanya di dunia ini dari org2 yg dia beramal untuk org tertentu. Katankanlah misalnya seorang pemuda yg ingin membantu org yg terkena tsunami dgn mengharapkan penghargaan pemerintah, bukan ikhlas karena Allah. Akibatnya, pekerjaan itu akan serius dilakukan di daerah2 tertentu yg mudah terlihat oleh pemerintah. Lebih jauh, Nabi Muhammad SAW menyamakan amal dgn ria itu dgn syirik. Kata Nabi, Sesuatu YANG PALING AKU TAKUTI terjadi pdmu sekalian adalah penyakit syirik kecil. Para sahabat bertanya, Apa itu syirki kecil? Nabi menjawab, Itulah ria.

* Dari Abi Hurairah r.a, aku mendengar Rasulullah SAW bersabda : “Sesungguhnya manusia pertama yg diadili pd hari kiamat adalah ORG YG MATI SYAHID di jalan Allah. Dia didatangkan dan diperlihatkan kpdnya kenikmatan2 (yg diberikan di dunia), lalu ia pun mengenalinya. Allah bertanya kepadanya : ‘Amal apakah yg engkau lakukan dgn nikmat2 itu?’ Ia menjawab : ‘Aku berperang semata-mata karena Engkau sehingga aku mati syahid.’ Allah berfirman : ‘Engkau DUSTA! Engkau berperang supaya dikatakan seorang yg gagah berani. Memang demikianlah yg telah dikatakan (tentang dirimu).’ Kemudian diperintahkan (malaikat) agar menyeret org itu atas mukanya (tertelungkup), lalu dilemparkan ke dlm neraka.

* Berikutnya org (yg diadili) adalah SEORANG YG MENUNTUT ILMU/BELAJAR dan MENGAJARKANNYA serta membaca Al Qur`an. Ia didatangkan dan diperlihatkan kpdnya kenikmatan-kenikmatannya, maka ia pun mengakuinya. Kemudian Allah menanyakannya: ‘Amal apakah yg telah engkau lakukan dgn kenikmatan2 itu?’ Ia menjawab: ‘Aku menuntut ilmu dan mengajarkannya, serta aku membaca al Qur`an hanyalah karena engkau.’ Allah berkata : ‘Engkau DUSTA! Engkau menuntut ilmu agar dikatakan seorang ‘alim (yg berilmu) dan engkau membaca Al Qur`an supaya dikatakan (sebagai) seorang qari’ (pembaca al Qur`an yg baik). Memang begitulah yg dikatakan (tentang dirimu).’ Kemudian diperintahkan (malaikat) agar menyeret atas mukanya dan melemparkannya ke dlm neraka.

* Berikutnya (yang diadili) adalah ORG YG DIBERIKAN KELAPANGAN RIZKI dan BERBAGAI MACAM HARTA BENDA. Ia didatangkan dan diperlihatkan kpdnya kenikmatan2 yg pernah ia dapat di dunia itu, maka ia pun mengenalinya (mengakuinya). Allah bertanya : ‘Apa yg engkau telah lakukan dgn nikmat2 itu?’ Dia menjawab : ‘Aku tdk pernah meninggalkan shadaqah dan infaq pd jalan yg Engkau cintai, melainkan pasti aku melakukannya semata-mata karena Engkau.’ Allah berfirman : ‘Engkau DUSTA! Engkau berbuat yg demikian itu supaya dikatakan seorang dermawan (murah hati) dan memang begitulah yg dikatakan (tentang dirimu).’ Kemudian diperintahkan (malaikat) agar menyeretnya atas mukanya dan melemparkannya ke dalam neraka.”

……….. Bersambung

Semoga bermanfaat.. Amin… Wassalam..

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di Al-Quran, Alloh, Ngaji dan tag , , . Tandai permalink.

14 Balasan ke Beramal Percuma

  1. achoey el haris berkata:

    Kalo sudah riya ya sirna
    Dan kita susah menghilangkannya

    Yg lucu, banyak status FB yg bisa nyerempet ke riya:
    “Alhamdulillah shalat tahajud kali ini nikmat banget”
    “Tilawah baru 3 kali khatam di bulan ini, tilawah lagi ah”

    😀

    Suka

  2. @Kang Haris : ya kita mesti jeli dng amal dan perbuatan kita agar tidak hilang spt debu yg tertiup angin…*hadits.

    Suka

  3. vixionr15 berkata:

    Kalo kita udah melakukan sesuatu perbuatan amal, yaudah ga usah bilang bilang ke orang lain, cukup kita pribadi dan Allah SWT yang tau….

    Nitip jemuran http://vixionr15.wordpress.com/2011/01/08/7-penyakit-kronis-pegawai-di-indonesia-ngakak-inside/

    Suka

  4. ridertua berkata:

    mantaf ustad tri …………

    Suka

  5. sbnarny klw memang iklas beramal tidak perlu memamerkannya bkn ?

    Suka

  6. ane paling takut sama riya’ bos 😦

    Suka

  7. @All : terimakasih, dan semoga kita terhindar dari Riya.. Amin

    Suka

  8. edo berkata:

    saat ini, banyak benar yah riya di indonesia raya.

    Suka

  9. Maskur berkata:

    yang membangga-banggakan kemampuan motornya, membele-bela TPM tu juga riya

    Suka

  10. Ping balik: Memberi lebih Baik « Menulis Untuk Belajar, Diskusi, Mengingatkanku dan yang mau di ingatkan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s