Suzuki Nex II dan Bengkok Visual


Suzuki Nex I yang ngeBeat

Saat launcing Suzuki Nex generasi pertama, Desember 2011 silam, saya anggap Nex sebagai rival Honda Beat, dengan bentuk dan harga paling rendah di banding varian lain. Paling mungil, bahkan sekilas ada kemiripan, untuk produk Nex dan Beat di tahun tersebut. Sayang, di pasar, nex tidak semoncer rivalnya tersebut. (sekilas suzuki nex 2011)

Ternyata di akhir semester pertama tahun 2018, Suzuki merefresh si Nex dengan menambah huruf ‘dua’ alias Nex II untuk menegaskan, bahwa ini adalah generasi penerus Suzuki Nex.

Lantas mengapa saya memberi judul dengan penambahan kata ‘Bengkok Visual’.

Bengkok Visual yang Membahana

Sebenarnya kata bengkok visual tersebut diidentikan dengan shock belakang Honda PCX 150 lokal, produk baru Astra Honda Motor (AHM) uang launcing pertengahan semester pertama 2018 ini. Bengkok visual ramai diperbincangkan oleh warganet, khususnya di Facebook.

Sebutan bengkok visual bukanlah mengada-ada atau asal tuduh, tetapi berdasar statement petinggi AHM, terkait klaim konsumen ataupun pemberitaan di sosial media Facebook dan blogsphere roda dua, terkait shock belakang Honda PCX 150 lokal yang mengalami bengkok spring ya dan menggores tabung shock. Bisa dibilang, per shock mleyot dan menyerempet bagian dalam dari shock tersebut.

“Soal shock bengkok atau melengkung, itu hanya visual. Pada intinya adalah visual. Karena komponen yang ada di PCX ini memang sudah lolos uji. Apabila tidak mengurangifungsinya itu tidak bermasalah. Umpama kita lihat posisinya agak sedikit miring, tapi bagian as tengahnya ini tetap lurus pada saat dipakai, itu tidak bermasalah, tidak perlu diganti.” begitu penjelasan dari AHM

Dari hal itu, konsumen yang komplain dan klaim ke dealer tidak diberikan ganti shock baru, meski ada yang mengukur sasis bagian atas, tempat menempel shock tidak sejajar, dan asumsi lain. Tapi tetap, AHM menyatakan bahwa hal tersebut tidak berpengaruh kepada performa dan fungsi shock, hanya secara penampakan kurang enak dipandang. Kebetulan beberapa kali saya memperhatikan Honda PCX 150 lokal ini di jalan, semenjak awal kemunculannya di pasar roda dua tanah air.

Meski demikian, Honda PCX 150 lokal tetap diminati, bahkan indent menular sampai harus menunggu sebulan bahkan lebih. Kabar terakhir, untuk produk PCX 150 lokal batch terakhir, mungkin akhir Mei, shock tidak lagi bengkok visual, udah lurus dan nyaman dipandang, semoga fungsi tetap aman.

Terus apa hubungannya Honda PCX 15 lokal yang bengkok visual dengan Suzuki Nex II?

Shock Bengkok Menimpa Suzuki Nex II

Ternyata, Suzuki Nex II juga mengalami shock bengkok lho. Saya juga heran, kok penyakitnya kaya menular. Hanya bedanya beritanya tidak heboh, mungkin karena suzuki Nex II merupakan produk entri level dengan harga paling murah di kelasnya, sementara Honda PCX 150 adalah produk premium dari AHM, sehingga pemberitaan ya juga berbeda. Seolah warganet beda perlakuan.

Klaim Shock Nex II diganti Baru

Ternyata bukan semata karena produk entri level, tapi klaim komsumen Suzuki Nex II, yang mengalami shock bengkok, diganti baru oleh dealer.

Inilah yang cukup menutup celah bullian dan cercaan warganet/netizen terhadap cacat shock Suzuki Nex II. Sikap pihak Suzuki yang tanggap dan bijak terhadap konsumen mendapat apresiasi dari pemerhati roda dua.

Semoga, kedepannya semua ATPM makin memanjakan konsumen, tidak menutup diri dari kritik dan saran, baik dari konsumen maupun dari pemerhati.

Keterangan pict:

Suzuki Nex II :dari grup FB suzuki nex, Om Efendi dan Om Sahrul

Shock PCX : ardiantoyugo, grup fb PCX 150

Claim shock Nex II : Lingga

Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di Motor Baru, motorcycle dan tag , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Suzuki Nex II dan Bengkok Visual

  1. Proleevo berkata:

    PCX punya adik Ipar lurus apa bengkok kang?

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s